Work from home dapat terasa lebih fleksibel, tetapi tetap membutuhkan strategi agar produktivitas terjaga. Mengatur jadwal dan prioritas, menciptakan ruang kerja yang nyaman, mengurangi distraksi, menjaga waktu istirahat, serta tetap terhubung dengan tim merupakan beberapa cara yang dapat membantu Anda bekerja lebih fokus.
Simak berbagai tips sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga produktivitas dan kenyamanan selama bekerja dari rumah.
Baca Juga: 7 Tips Pola Hidup Sehat di Apartemen Setiap Hari
Mengapa Produktivitas Perlu Dijaga Saat Work From Home
Bekerja dari rumah menghilangkan waktu perjalanan dan memberi kebebasan mengatur hari. Namun tanpa struktur, kebebasan itu mudah berubah menjadi hari yang panjang tetapi minim hasil. Pekerjaan bisa molor sampai malam, atau justru tertunda karena fokus terus terpecah oleh hal kecil di sekitar rumah.
Artinya, WFH bisa produktif, tetapi hasilnya bergantung pada kebiasaan Anda sendiri. Berikut lima kebiasaan yang paling berpengaruh.
Tips Tetap Produktif Saat Work From Home
Kelima tips di bawah ini saling melengkapi. Anda tidak perlu menerapkan semuanya sekaligus, cukup mulai dari satu atau dua yang paling terasa kurang di hari kerja Anda.
Atur Jadwal dan Prioritas Kerja
Tanpa jam kantor, hari kerja mudah kehilangan bentuk. Tentukan jam mulai dan jam selesai yang konsisten, lalu anggap jam itu sama mengikatnya dengan jadwal di kantor. Kebiasaan ini membantu otak masuk ke mode kerja, dan sebaliknya bisa benar-benar berhenti saat jam kerja selesai.
Selain itu, susun daftar prioritas sebelum mulai bekerja:
- Pilih 3 tugas utama. Tulis tiga hal yang harus selesai hari itu. Dengan batas yang jelas, Anda tidak tenggelam dalam daftar tugas yang terus bertambah.
- Kerjakan yang paling berat lebih dulu. Energi dan fokus biasanya paling baik di awal hari. Tugas yang menuntut konsentrasi sebaiknya diselesaikan sebelum tugas ringan seperti membalas pesan.
Ciptakan Ruang Kerja yang Nyaman
Ruang kerja yang tepat membuat tubuh dan pikiran lebih siap bekerja. Bekerja dari sofa atau tempat tidur memang terasa santai, tetapi sering membuat punggung cepat pegal dan fokus cepat menurun. Sebisa mungkin, sediakan satu sudut khusus untuk bekerja, sekecil apa pun ukurannya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Posisi duduk. Kemenkes dalam panduan mengenal ergonomi menyarankan punggung bersandar pada kursi, tidak membungkuk, dan posisi monitor sejajar dengan mata. Jarak layar ke wajah sekitar 50 cm sudah cukup nyaman bagi banyak orang
- Pencahayaan. Pilih area dengan cahaya yang cukup dan tidak menyilaukan layar. Ruangan yang terlalu gelap atau terlalu terang membuat mata cepat lelah.
- Sirkulasi udara. Udara yang segar membantu Anda tetap waspada dan tidak mudah mengantuk, terutama setelah makan siang.
- Pisahkan area kerja dan area santai. Saat meja kerja hanya dipakai untuk bekerja, otak lebih mudah membedakan waktu kerja dan waktu istirahat.
Kurangi Distraksi agar Tetap Fokus
Gangguan kecil terlihat sepele, tetapi dampaknya besar. Menurut riset Gloria Mark dari University of California, pekerja rata-rata membutuhkan sekitar 23 menit untuk kembali ke pekerjaan yang terputus oleh interupsi. Jadi satu kali mengecek ponsel bisa memakan waktu jauh lebih lama daripada yang terasa.
Beberapa cara untuk menjaga fokus:
- Matikan notifikasi yang tidak penting. Biarkan hanya aplikasi kerja yang aktif selama jam fokus. Media sosial dan grup obrolan non-kerja bisa dicek saat jeda.
- Pakai time blocking. Bagi hari Anda menjadi blok waktu, misalnya jam 9 sampai 11 untuk pekerjaan utama dan jam 11 sampai 12 untuk email dan pesan. Dengan begitu, setiap jenis tugas punya waktunya sendiri.
- Coba teknik Pomodoro. Bekerja fokus selama 25 menit, lalu istirahat 5 menit. Pola singkat ini membantu Anda mulai bekerja tanpa merasa terbebani.
Jaga Waktu Istirahat dan Kesehatan
Bekerja tanpa jeda terasa produktif, tetapi justru membuat konsentrasi turun di sore hari. Duduk terlalu lama di posisi yang sama juga sering memicu keluhan di leher, punggung, dan mata. Karena itu, istirahat sebaiknya dijadwalkan, bukan menunggu sampai lelah.
Yang bisa Anda lakukan:
- Beri jeda singkat setiap 60 sampai 90 menit. Berdiri, berjalan sebentar, atau peregangan ringan selama beberapa menit sudah cukup untuk menyegarkan badan.
- Istirahatkan mata. Alihkan pandangan dari layar secara berkala dan jangan lupa berkedip, agar mata tidak kering.
- Gerak ringan dan minum air. Siapkan botol minum di meja agar Anda tidak lupa minum. Olahraga ringan di sela hari kerja juga membantu pikiran tetap segar.
Tetap Terhubung dengan Tim dan Dunia Luar
Salah satu tantangan WFH adalah rasa terisolasi. Tanpa obrolan singkat di kantor, kolaborasi bisa terasa kaku, dan kesalahpahaman lebih mudah muncul. Menjaga koneksi dengan tim membantu pekerjaan tetap lancar dan suasana hati tetap baik.
Beberapa kebiasaan yang bisa membantu:
- Check-in rutin dengan rekan kerja. Sesi singkat 10 sampai 15 menit untuk menyamakan prioritas sering lebih efektif daripada rangkaian pesan yang panjang.
- Sesekali bekerja dari tempat lain. Pindah ke kafe atau area publik yang nyaman selama beberapa jam bisa memberi suasana baru dan menyegarkan ide.
Antasari Place: Hunian yang Mendukung Produktivitas Work From Home

Tempat tinggal ikut menentukan seberapa mudah Anda menjaga ritme kerja. Hunian yang punya fasilitas lengkap dan akses mudah membuat kebutuhan harian terpenuhi tanpa menyita waktu kerja. Antasari Place dirancang untuk kebutuhan seperti itu.
Antasari Place adalah hunian mixed-use di Jakarta Selatan, tepatnya di Jl. P. Antasari No. 45, Cilandak Barat. Dikembangkan oleh Paradise Indonesia, hunian ini mengusung konsep smart living yang memadukan konektivitas, ruang yang dirancang efisien, retail alley, dan ruang hijau perkotaan.
Lifestyle Hub yang Membantu Hari Kerja Lebih Nyaman
Lifestyle Hub Antasari Place menghadirkan berbagai tenant yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Untuk pekerja hybrid, kedekatan ini membuat banyak kebutuhan harian bisa dipenuhi tanpa perjalanan jauh. Beberapa contohnya:
- Kafe untuk berganti suasana. Tersedia gerai kopi seperti Starbucks dan Navva Coffee, serta Kibo Cheese Cake & Café dan Tin & Co Bakery. Tempat-tempat ini cocok untuk rapat santai atau bekerja beberapa jam di luar unit.
- Pilihan makan siang dan kebutuhan harian. Ada Yoshinoya, Padang Sederhana, dan Daily Foodhall, sehingga makan siang dan belanja kebutuhan rumah lebih praktis.
- Olahraga dan perawatan diri. Anytime Fitness di lantai 2 memudahkan Anda berolahraga di sela hari kerja. Tersedia juga gerai seperti Rejuve dan Meiso untuk perawatan.
- Kebutuhan gadget. Samsung, Digimap, dan Powerbank Kilat berada di kawasan yang sama, berguna ketika perangkat kerja Anda butuh dukungan.
Dengan fasilitas ini, jeda istirahat bisa diisi dengan kegiatan yang menyegarkan, bukan perjalanan yang melelahkan.
Lokasi yang Memudahkan Hari Kerja di Rumah maupun di Kantor
Antasari Place juga berada dekat dengan sejumlah fasilitas penting:
- Cilandak Town Square sekitar 2 km (5 menit), dengan kafe, restoran, dan hiburan.
- Kemang Medical Care sekitar 2 km (5 menit).
- Siloam Hospitals sekitar 3 km (7 menit).
- Akses Tol JORR sekitar 3 km (7 menit), yang menghubungkan Anda ke berbagai area di Jakarta dan sekitarnya.
Bagi pekerja hybrid, akses ke tol ini memudahkan perjalanan di hari-hari ke kantor. Di hari WFH, fasilitas dan layanan terdekat membuat kebutuhan harian bisa diselesaikan dengan cepat.
Baca Juga: Cara Mudah Meditasi di Apartemen Tanpa Gangguan
Kesimpulan
Produktif saat WFH bukan soal bekerja lebih lama, tetapi menata waktu, ruang kerja, istirahat, dan fokus dengan baik. Mulailah dari kebiasaan sederhana dan terapkan secara konsisten.
Untuk mendukung rutinitas kerja yang lebih fleksibel, Antasari Place menawarkan hunian dengan lokasi strategis di Jakarta Selatan dan berbagai fasilitas yang menunjang kebutuhan sehari-hari. Kenali lebih lanjut Antasari Place sebagai pilihan untuk mendukung gaya hidup dan kebutuhan hybrid working Anda.







